Foto: Instagram @officialjackwhite
Jack White, mantan vokalis White Stripes, kembali mengolok-olok Donald Trump setelah konferensi pers yang diadakan Trump untuk memperingati satu tahun kembalinya dia ke Gedung Putih. Trump menghabiskan lebih dari satu setengah jam membaca daftar "prestasi"nya dengan nada monoton, yang semakin lama semakin aneh dan repetitif.
Dalam konferensi pers tersebut, Trump membuat komentar xenofobik tentang Somalia, menegaskan kembali kebohongan bahwa dia memenangkan pemilihan 2020, dan bahkan mengganti nama Teluk Meksiko menjadi "Teluk Trump" yang dia klaim sebagai lelucon.
Jack White kemudian turun ke Instagram untuk mengolok-olok Trump dengan nada sarkastik. "Saya berprestasi!" tulis White. "Trump pintar. Anak baik layak mendapatkan Hadiah Nobel Perdamaian! Dementia? Apa itu? TIDAK! Trump pintar, lulus tes otak, nama jerapah. Saya Presiden Venezuela dan Kanada. Saya ingin Greenland juga untuk bersenang-senang. Ibu mengatakan Trump bisa menjadi pemain bisbol hebat tapi juga bangunan besar dengan jendela berjeruji. Bangunan untuk orang sakit. Trump tidak sakit. Trump pintar. MAGA. Orang pintar membuat Trump Presiden. Orang pintar menjaga Trump Presiden. Tidur sekarang. Gunakan Hadiah Nobel palsu, maksud saya nyata, untuk bantal. Trump prestasi. Selamat malam".
Beberapa band/musisi memberikan reaksi positif terhadap White. Salah satunya band rock alternatif Garbage, dengan Butch Walker menulis "I love you" dan Cat Power berkomentar "KING OF THE BADDASSES U ARE MY BELOVED FRIEND".
White lantas menyarankan orang-orang yang tidak setuju dengan komentarnya untuk mendengarkan Ted Nugent atau Kid Rock, keduanya pendukung Trump. Ted Nugent, seorang musisi rock, sangat mendukung Trump dan bahkan merilis lagu "Who Shot Trump" bersama anaknya Rocco. Lagu ini berisi lirik yang mendukung Trump dan mengkritik mereka yang mencoba melukainya.
Sementara itu, Kid Rock, rapper yang juga rocker, juga tampil di Konvensi Nasional Republik 2024 dan membawakan lagu "American Bad Ass" dengan lirik yang diubah untuk mendukung Trump. Penampilannya mendapat reaksi campuran dari penonton dan media sosial.
Beberapa musisi lain juga bereaksi terhadap kemenangan Trump, seperti Sebastian Bach yang menyatakan "fuck America" dan Dee Snider yang mengakui kesalahannya dalam memprediksi hasil pemilu. Sementara itu, Phil Labonte dari All That Remains menyatakan kebahagiaannya atas kemenangan Trump.
Teks: El Flaco
Tinggalkan Komentar
Kirim Komentar