Profile

Kecam Pembatalan Konser di Turki, Behemoth: Ideologi yang Menekan Ekspresi Artistik

  • Administrator
  • Kamis, 12 Februari 2026
Kecam Pembatalan Konser di Turki, Behemoth: Ideologi yang Menekan Ekspresi Artistik

 

Foto: Instagram @behemothofficial

 

Band metal ekstrem Polandia, Behemoth, mengecam pembatalan konser mereka di Turki, menyebut keputusan pemerintah Turki sebagai "contoh ideologi yang digunakan untuk menekan ekspresi artistik dan membatasi kebebasan budaya".

 

Dalam pernyataan mereka, Behemoth menyatakan sangat kecewa dengan pembatalan konser di Istanbul dan Ankara, yang disebabkan oleh tekanan dari kelompok agama yang menuduh mereka sebagai propaganda satanisme. 

 

"Musik bukanlah ancaman, tapi membungkamnya harus menjadi kekhawatiran bagi siapa saja yang menghargai kebebasan ekspresi," tulis mereka.

Behemoth juga meminta maaf kepada penggemar yang telah merencanakan untuk menghadiri konser dan telah melakukan perjalanan untuk menyaksikan pertunjukan mereka. Mereka berharap dapat kembali ke Turki dan tampil tanpa gangguan di masa depan.

 

Pembatalan konser ini disebabkan oleh keputusan Gubernur Distrik Beşiktaş, yang menyatakan konser Behemoth dan Slaughter To Prevail tidak sesuai dengan "nilai-nilai masyarakat". Keputusan ini didukung oleh Gubernur Istanbul, Davut Gül, yang menyatakan aktivitas yang merusak masyarakat tidak diizinkan di Istanbul.

 

Behemoth bukanlah band pertama yang mengalami pembatalan konser di Turki karena tekanan dari kelompok agama. Sebelumnya, band metal lainnya, Slaughter To Prevail, juga mengalami pembatalan konser di Istanbul.

 

Adapun Adam "Nergal" Darski, vokalis Behemoth, memiliki riwayat kontroversi karena pernyataannya yang dianggap menghina agama. Pada 2021, dia didakwa dengan tuduhan menghina perasaan agama karena memposting gambar kaki yang menginjak gambar Perawan Maria di media sosial.

 

Behemoth akan terus berjuang untuk kebebasan ekspresi dan hak untuk tampil tanpa sensor.

 

Teks: El Flaco

Tags: Behemoth

Tinggalkan Komentar

Kirim Komentar