Profile

Anthrax Umumkan Album Baru Cursum Perficio, Rilis Single Perdana “It’s For The Kids”

  • Administrator
  • Sabtu, 16 Mei 2026
Anthrax Umumkan Album Baru Cursum Perficio, Rilis Single Perdana “It’s For The Kids”

Foto: IG / Anthrax

 

Band thrash metal legendaris Anthrax resmi mengumumkan album studio terbaru mereka bertajuk Cursum Perficio yang dijadwalkan rilis pada 18 September melalui Megaforce Records di Amerika Serikat dan Nuclear Blast di Eropa. Album ini menjadi rilisan penuh ke-12 sekaligus karya pertama mereka dalam satu dekade sejak For All Kings (2016), yang sebelumnya sukses menembus Top 10 tangga lagu Billboard 200. Judul Cursum Perficio berasal dari bahasa Latin yang berarti “perjalanan telah selesai” atau “aku menuntaskan perjalanan,” sebuah frasa yang menurut band mencerminkan perjalanan panjang kreatif mereka hingga mencapai titik baru dalam karier.

 

Album ini akan hadir dalam berbagai format kolektor, mulai dari CD standar hingga edisi vinil eksklusif dengan desain pop-up gatefold dan varian warna terbatas. Sebagai pembuka era baru tersebut, Anthrax merilis single sekaligus video musik pertama berjudul It’s For The Kids. Lagu ini menghadirkan ciri khas thrash metal klasik mereka: riff gitar tajam, permainan drum eksplosif, serta hook agresif yang siap menjadi andalan panggung konser di masa mendatang.

 

Proses rekaman Cursum Perficio dimulai secara serius pada 2022 di Studio 606 milik Dave Grohl di Los Angeles. Diproduseri oleh Jay Ruston bersama Anthrax, album ini disebut sebagai karya monumental yang merangkum sejarah musikal band sekaligus memperluas karakter suara mereka. Gitaris Scott Ian mengungkapkan bahwa proyek ini sebenarnya direncanakan sejak 2020, namun tertunda akibat pandemi. Setelah kembali berkumpul sebagai band, energi kebersamaan dan emosi yang tertahan selama masa sulit justru menjadi bahan bakar utama proses kreatif album tersebut.

 

Drummer Charlie Benante menambahkan bahwa Cursum Perficio merupakan puncak pembelajaran panjang sejak era Worship Music (2011). Inspirasi judul album bahkan muncul saat ia menonton dokumenter tentang Marilyn Monroe, di mana frasa Latin tersebut terlihat di rumah terakhir sang ikon Hollywood. Menurut Benante, maknanya bukan menandakan akhir perjalanan Anthrax, melainkan simbol bahwa mereka telah menyelesaikan sebuah fase penting dalam evolusi musiknya.

 

Secara musikal, Scott Ian membandingkan album baru ini dengan Among The Living, salah satu rilisan klasik Anthrax yang paling berpengaruh. Bassist Frank Bello menyebut band kini berada pada titik paling percaya diri dalam memahami identitas mereka. Setelah puluhan tahun berkarya, Anthrax justru merasa lebih lapar dan siap melaju “full throttle” di setiap kesempatan ke depan.

 

Single It’s For The Kids sendiri digambarkan sebagai surat cinta bagi para penggemar setia. Lagu berdurasi empat menit itu sengaja dibuat sebagai penghormatan terhadap era awal Anthrax, lengkap dengan energi thrash cepat dan chorus besar yang mudah diingat. Video musiknya juga menghadirkan nuansa nostalgia yang merujuk pada video klasik mereka, Madhouse, sekaligus melibatkan para fans secara langsung dalam pengalaman visualnya.

 

Vokalis Joey Belladonna menilai lagu tersebut sebagai representasi murni karakter Anthrax: penuh api, bertenaga, dan agresif namun tetap melodis. Dengan kombinasi nostalgia, kematangan musikal, dan energi baru pasca-pandemi, Cursum Perficio diposisikan sebagai salah satu rilisan paling penting dalam perjalanan panjang band thrash metal asal New York itu.


 

Teks: El Flaco

Tinggalkan Komentar

Kirim Komentar