Foto: IG @jayweinberg
Mantan drumer Slipknot, Jay Weinberg, akhirnya buka suara mengenai pemecatannya dari band metal asal Amerika Serikat tersebut yang terjadi hampir dua setengah tahun lalu. Dalam wawancara mendalam bersama Rolling Stone, Weinberg mengaku masih menyimpan kebingungan karena keputusan itu datang secara mendadak tanpa alasan jelas.
Weinberg mengungkapkan bahwa perpisahan itu terjadi hanya dua hari setelah konser terakhirnya bersama Slipknot pada 3 November 2023 di festival Hell & Heaven, Toluca, Meksiko. Ia menerima telepon dari manajer band yang menyampaikan bahwa kontraknya tidak akan diperpanjang pada akhir tahun.
“Saya kaget dan penuh pertanyaan. Saya langsung berpikir, ‘Kenapa? Apa yang terjadi?’,” ujarnya. Menurutnya, keputusan tersebut disebut sebagai “keputusan kreatif”, tanpa penjelasan lebih lanjut mengenai alasan di baliknya.
Ia menilai situasi internal band saat itu sedang berada dalam periode penuh ketegangan. Sebagai anggota yang bergabung pada 2013 menggantikan drummer original Joey Jordison, Weinberg merasa berada di tengah dinamika hubungan yang sudah terbangun selama puluhan tahun.
Setelah menerima kabar tersebut, ia sempat berjalan bersama istrinya untuk menenangkan diri. Namun hanya sekitar 20 menit kemudian, Slipknot merilis pernyataan resmi mereka di media sosial tanpa menunggu kesepakatan pernyataan bersama seperti yang sebelumnya dijanjikan.
“Dunia saya seperti runtuh,” kata Weinberg. Ia mengaku telah mendedikasikan sepuluh tahun hidupnya sepenuhnya untuk band tersebut. Hingga kini, ia masih merasa keputusan itu membingungkan karena tidak pernah disertai alasan konkret. Menurutnya, sebagai anggota yang lebih baru, ia mungkin terjebak di antara konflik internal lama dan bahkan menjadi semacam kambing hitam atas situasi tertentu.
Pada 5 November 2023, Slipknot mengumumkan perpisahan dengan Weinberg melalui media sosial dengan menyebutnya sebagai keputusan kreatif. Enam hari kemudian, Weinberg menulis di Instagram bahwa dirinya merasa patah hati dan “dibutakan” oleh kabar tersebut.
Menariknya, kecintaannya pada Slipknot sudah tumbuh sejak kecil setelah mengenal musik band itu melalui sang ayah, jauh sebelum akhirnya ia mendapat kesempatan mengikuti audisi di Los Angeles dan resmi bergabung sebagai drummer pada 2013.
Teks: El Flaco
Tinggalkan Komentar
Kirim Komentar