Profile

Radio Inggris Bikin Geger Usai Salah Umumkan Kematian Raja Charles III dan Putar God Save The King

  • Administrator
  • Kamis, 21 Mei 2026
Radio Inggris Bikin Geger Usai Salah Umumkan Kematian Raja Charles III dan Putar God Save The King

 

Foto: X / The Royal Family

 

Sebuah stasiun radio di Inggris mendadak menjadi sorotan publik setelah secara keliru mengumumkan kematian Raja Charles III dalam siaran langsung mereka. Insiden tersebut terjadi pada Selasa, 19 Mei 2026, dan langsung memicu kebingungan di kalangan pendengar yang mengira kabar tersebut benar-benar terjadi.

 

Stasiun radio bernama Radio Caroline itu diketahui menghentikan lagu “What’s Up” milik 4 Non Blondes secara tiba-tiba sebelum menyiarkan pengumuman bahwa King Charles III telah meninggal dunia. Setelah pengumuman tersebut, siaran langsung dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Inggris “God Save The King”.

 

Tak hanya itu, radio yang melayani wilayah Midlands dan South England tersebut juga sempat memutar periode hening selama sekitar 15 menit. Situasi itu membuat banyak pendengar panik dan bertanya-tanya mengenai kebenaran informasi yang disiarkan oleh radio tersebut.

 

Beberapa saat kemudian, penyiar kembali mengudara dan memberikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf kepada publik. Mereka menyebut pengumuman itu merupakan kesalahan fatal yang tidak disengaja. Pihak radio juga meminta maaf langsung kepada Raja Charles III dan para pendengar yang merasa terganggu akibat insiden tersebut.

 

Dalam pernyataannya, pihak Radio Caroline mengatakan mereka menyesalkan kekacauan yang terjadi di udara. “Kami meminta maaf kepada Yang Mulia Raja dan kepada para pendengar atas keresahan yang ditimbulkan,” tulis mereka dalam pernyataan resmi setelah siaran kontroversial tersebut viral di media sosial.

 

Kejadian ini pun memancing reaksi luas dari warganet Inggris. Banyak yang mengaku sempat percaya karena format siaran darurat kerajaan memang biasanya menggunakan lagu kebangsaan dan penghentian program reguler. Sebagian lainnya justru menilai insiden tersebut sebagai salah satu kesalahan siaran paling memalukan dalam sejarah radio Inggris.

 

Hingga saat ini, kondisi Raja Charles III dipastikan baik-baik saja dan tetap menjalankan agenda kerajaan seperti biasa. Insiden tersebut sekaligus menjadi pengingat bagaimana sebuah informasi yang disiarkan media, terutama terkait keluarga kerajaan Inggris, dapat dengan cepat memicu kepanikan publik secara luas.


 

Teks: El Flaco

Tags: Radio

Tinggalkan Komentar

Kirim Komentar