Foto: IG @officialvelvetrevolver
Matt Sorum, drumer Guns N' Roses, mengungkapkan Velvet Revolver bisa saja menjadi band sebesar Guns N' Roses jika saja mereka tidak bubar terlalu cepat. Sorum membentuk Velvet Revolver pada tahun 2002 bersama Duff McKagan dan Slash, juga dari Guns N' Roses, serta gitaris Dave Kushner.
Mereka melakukan audisi panjang untuk mencari vokalis, yang berlangsung hampir dua tahun, sebelum akhirnya memilih Scott Weiland, mantan vokalis Stone Temple Pilots. Velvet Revolver merilis dua album, "Contraband" (2004) dan "Libertad" (2007), sebelum memecat Weiland pada April 2008.
Sorum mengingat, awal Velvet Revolver sangat sulit, tetapi juga sangat menyenangkan. Mereka semua telah berhenti menggunakan narkoba dan membuat janji untuk membuat band ini berhasil. "Kami semua sudah tua, di usia 40-an, dan label rekaman tidak peduli jika kami adalah tiga orang dari Guns N' Roses," kata Sorum dalam wawancara dengan Get On The Bus.
Velvet Revolver memiliki pendekatan penulisan lagu yang berbeda dengan Guns N' Roses. Mereka terinspirasi oleh band-band seperti Queens of the Stone Age dan Foo Fighters, dan menciptakan sound yang lebih punky dan berenergi.
Album pertama mereka, "Contraband", sukses besar dan melahirkan hit single "Slither". Sorum mengatakan mereka semua sangat serius untuk membuat band ini berhasil dan ingin menjadi yang terbaik.
Namun, Velvet Revolver bubar karena masalah internal dan kebiasaan buruk lama yang kembali. Sorum mengatakan, band ini bisa saja menjadi besar, tetapi tidak bertahan cukup lama.
Sorum masih mengingat saat mereka memenangkan Grammy Award, yang merupakan momen besar bagi mereka. Weiland, vokalis Velvet Revolver, meninggal pada Desember 2015 karena overdosis narkoba.
Sorum mengatakan, dia dan anggota band lainnya telah berbicara dengan Weiland sebelum kematiannya dan telah memaafkannya. Velvet Revolver pernah reuni dengan Weiland pada 2012 untuk konser tribute, tetapi band ini tetap tidak aktif sejak itu.
Velvet Revolver juga pernah mempertimbangkan untuk bekerja sama dengan Corey Taylor, vokalis Stone Sour dan Slipknot, tetapi ide itu ditolak oleh Slash. Mereka bahkan merekam demo 10 lagu bersama Taylor.
Teks: El Flaco
Tinggalkan Komentar
Kirim Komentar